Tuesday, October 20, 2015

Tou2 Tugas 2-Pengalaman berorganisasi-Student day Robotik


 pengalaman berorganisasi di bidang teknologi yang pernah saya alami waktu sma , ya waktu itu saya mengikuti student day Robotika di sma plus pgri cibinong ,karena menurut saya student day tersebut menarik dan baru oleh karena itu saya sangat berminat untuk masuk dan juga karena di bimbing oleh kedua mahasiswa PNJ yang di bentuk oleh seorang anak muda bernama Ega Nur mega dan di bantu oleh ka chairil sebagai penerus generasi setelah ka Ega mendapatkan pekerjaan .
    dulu pas saya masih duduk di sekolah menengah atas saya mengikuti student day Robotika class yang menurut ka ka pembimbingnya adalah baru di lingkungan dimana saya sekolah , setiap hari sabtu saya datang ke sekolah untuk menghadiri pelajaran robotik class berasama dengan teman teman saya di sana saya di ajari bagaimana caranya membuat program untuk robot dan juga saya di ajari untuk membuat robot sederhana seperti robot sumo dan robot line follower , pembuatan nya sangat lah sulit karena membutuh kan cost yang lumayan besar , bagi kalangan pelajar ya dapat di bilang besar karena saya belum bisa menghasil kan uang sendiri ,jadi pada saat pembuatan robot di bagi menjadi beberapa kelompok dan biayanya patungan agara tidak terlallu mahal.
   pada saat membuat robot pertama kali saya dan teman teman melakukannya di sekolah namun menjelang lomba kami membuatnya di kampus PNJ karena di sekolah kami belum memiliki peralatan yang memadai untuk membuat robot tersebut , sabtu dan minggu kami selallu pergi ke PNJ untuk belajar bagaimana cara membuat robot malah terkadang teman saya sampai menginap di PNJ untuk membantu membuat robot karena di sana para mahasiswa nya juga sedang sibuk membuat robot untuk lomba .
   setelah beberapa minggu kemudian lomba robot pun akan segera di mulai dan tim saya dan teman teman sudah mempersiap kan robot untuk di lombakan , walau pun baru tapi student day kami membuat bangga sekolah karena mendapat kan juara 3 pada saat pertama kali ikut lomba ,namun untuk lomba selanjutnya kami membutuh kan dana dan merequst dana kepada kepala sekolah untuk bantuan terhadap kegiatan yang kami lakukan , dana tersebut keluar sangat lama karena membutuhkan proses ini dan itu, pada akhirnya dana tersebut keluar dan akhirnya kami memberanikan diri untuk mengikuti beberapa lomba di sekitar jabodetabek .
  dan pada saat perayaan expo di sekolah kami memamerkan beberapa robot yang kami miliki dan di sana  bukan hanya murid saja yang tertarik tetapi guru guru pun ikut melihat apa yang kami pamerkan karena yang kami bawa adalah robot punya kaka pembina jadi banyak mendapatkan perhatian publik dan tanggapan positif lainnya.
   

Sunday, October 18, 2015

Tou2 Tugas 1-Pengalaman berorganisasi-Panitia 17 agustus





pada kesempatan kali ini saya akan berbagi cerita kepada pengunjung bloger ini , ya pasti udah baca judul postnya kan biar gak kepo banget mending saya langsung cerita :D
                Jadi gini ceritan nya itu berawal dari kegiatan yang saya lakuin di lingkungan dekat dengan rumah ya bisa di bilang organisasi pemuda gitu yang ada di deket rumah saya.sebagai anak muda yang tinggal di lingkungan tersebut saya ikut berpartsipasi untuk ngadain 17 agustusan bro ,pasti udah gak heran kan dengan 17 agustusan  .hayoo ngaku siapa yang belom pernah ikut lomba 17an  :v
                Berawal dari rapat yang kita adain untuk ngebahas acara 17an tersebut ya kira kira sekitar 2 minggu sebelum acara bro hehe terus di rapat itu kita ngebentuk panitia kecil ,eettts tapi bukan panitia sembilan ko ,ya kita cuman ngebentuk panitia buat ngurusin acara 17 anagar berjalan dengan perfect yah pasti kan bro acara 1 tahun sekali pasti harus di persiapkan dengan matang biar penonton dan pesertanya ga bosen  ntar kalo bosen siapa yang mau  lomba dan nonton ia gak bro :v.nah di sini saya kebagian sebagai seksi humas yang tugasnya buat ngejaga tata tertib dan mintain dana ke warga ,setelah terbentuk panitianya dan setelah semuanya kebagian tugas masing masing kita langsung ngejalanin tugas kita ,seperti contohnya beli peralatan ,perlengkapan ,jasa , untuk mempersiapkan acara tersebut setelah terbentuk esok harinya saya dan teman saya keliling kampung buat mintain sumbangan buat acara kita ,ya walaupun cape ,nungguin orangnya,panas ,becek gak ada ojeg tapi kita tetep semangat 45 buat ngerjain amanah yang udah di kasih sama ketua remaja kita.           
                Setelah dananya terkumpul lallu kita jalan ke kebon orang buat beli pohon pinang nih , kalo 17an tanpa pohon pinang tuh rasanya kaya  makan sambel kurang pedes hehe,nah sebelum ke kebon tuh kita pergi ke rumah orang yang punya kebon buat minta izin +ngasih uang roko,setelah dapet izin kita langsung deh caw ke kebun ,taaaaraaaa ternyata di kebun udah ada pinang yang udah di potong tapi gak ada orangnya di kira ga ada yang punya terus rame rame kita gotong deh itu pinang terus setelah di bawa ternyata abangnya temen saya nannyain pinang yang dia tebang untuk di jual , allhamdulilah dia gak marah kalo pinangnya kita yang ambil hehe,stelah kita ambil lallu kita gosok deh tuh pinang sampe licin  hingga waktu ashar  tiba kita bawa pinang tersebut ke depan masjid.di depan masjid kita ngobrol dan ngerujak karena kecapean abis gosok pinang bro hehe . setelah selesai makan lallu kita pulang deh ke rumah.
                Sehari sebelum 17 an pohon pinang yang udah di gosok sampe licin di isi dengan aneka makanan ,minuman dan barang elektronik  nah setelah selesai lallu kita tanem pohonya ke tanah setelah pohonnya di tanam ,saya pun membantu teman teman saya menyiapkan berbagai bahan lomba yang akan di lakukan seperti ,balap karung,makan cabai terbanyak , gendong istri dll setelah selesai kita pun menyiapkan juga lapangan yang sudah di sediakan dan kita membersihkannya dari beling beling dan batu batu yang masih banyak terdapat di lokasi hingga bersih dan layak di pakai.ke esokan harinya lomba pun di mulai dan saya sebagai panitia di suruh ikut lomba makan kerupuk dan saya melakukan kecurangan ya kerupuknya saya pegang dan talinya saya tarik tarik biar yang makan ke susahan hehehe licik banget ya panitianya XD padahal saya udah licik tapi masih aja dapet hadiahnya aduh gak beres haha .dan pada akhirnya acara pun berjalan dengan lancar dan menghibur sampai akhir acara tersebut.semoga terhibur udah baca cerita saya jangan lupa mampir lagi buat baca yang lainnya semoga cerita ini menghibur bagi pembaca sekian thx ya udah mampir J

Friday, June 26, 2015

tugas 3 IBD

kompetensi yang ingin di capai mendapatkan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.ilmu budaya dasar

kebudayaan merupakan hasil dari manusia yang di turunkan secara turun temurun kepada generasi penursnya sehingga kebudayaan menjadi adat istiadat pada suku suku tertentu

menurut pendapat saya perbedaan suku suku yang ada di indonesia sangat memiliki keanekaragaman budaya yang berbeda dan meliki adat istiadat yang di turunkan oleh generasi sebelumnya pun berbeda sehiingga kita tidak boleh saling mengejek atau membuat marah antar suku ,walaupun berbeda beda suku tapi kita tetap satu "bhineka tunggal ika" satu sebagai masyarakat indonesia maka dari itu marilah kita menjaga keharmonisan tersebut sepanjang masa.

Sunday, April 19, 2015

Suku Dayak Pasir (Kalimantan Timur)



SUKU DAYAK PASIR






A. Sejarah Singkat
Suku Pasir adalah suku bangsa yang tanah asalnya berada di tenggara Kalimantan Timur yaitu di Kabupaten Pasir dan Kabupaten Penajam Paser Utara. Suku Pasir sebagian besar beragama Islam dan telah mendirikan kerajaan Islam yaitu Kesultanan Pasir (Kerajaan Sadurangas) jadi termasuk ke dalam suku yang berbudaya Melayu (budaya kesultanan/lingkungan hukum adat Melayu). Kemungkinan suku Pasir masih berkerabat dengan suku Dayak Lawangan yang termasuk suku Dayak dari rumpun Ot Danum. Suku Pasir sekarang menyebut dirinya dengan nama Paser. Orang Paser telah mengakui dirinya sebagai orang Dayak. Pengakuan ini dapat terlihat dengan bergabungnya Lembaga Adat Paser d/h Orang Paser ke dalam organisasi Dayak yaitu Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT).

Friday, March 20, 2015

ILMU BUDAYA DASAR

TUGAS ILMU BUDAYA DASAR(IBD)
A.Tujuan Ilmu Budaya Dasar 

   Merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.ilmu budaya dasar  salah satu usaha mengembangkan kepribadian dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemarnpuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri.  
   Mengusahakan penajaman kepekaan seseorang terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan , terutama untuk kepentingan budaya dan bersama.
  Sebagai salah satu ilmu yang bertujuan merubah sikap seorang individu untuk lebih mencintai budaya nya dan bisa menerapkan nya sehingga budaya tersebut tidak hilang dan dapat terus di kembangkan.
   

Wednesday, January 28, 2015

Chicken Katsu Don (Donburi ala Jepang)

Chicken Katsu Don (Donburi ala Jepang)

 2 orang   Waktu: 30 menit
W1siziisijiwmtqvmtivmjavmdyvmdmvmjqvmtizl2u0yzq2nzg1zgvhndm1yzaynje4lmpwzyjdlfsiccisimnvbnzlcnqilcityxv0by1vcmllbnqgil0swyjwiiwidgh1bwiilcizmjb4il1d?sha=4be00445

Bahan-bahan

Simply ayam goreng tepung manis pedas

Simply ayam goreng tepung manis pedas


W1siziisijiwmtuvmdevmjgvmtevmtyvmjgvnje0lzlhztfkmwewnmvjytdlndayntmzlmpwzyjdlfsiccisimnvbnzlcnqilcityxv0by1vcmllbnqgil0swyjwiiwidgh1bwiilcizmjb4il1d?sha=b57f8697

Bahan-bahan

Nugget tahu

Nugget tahu 

W1siziisijiwmtuvmdevmjgvmtuvndmvmjyvodq2lzg4zgq3yjzingm5yzgyogfindfhlmpwzyjdlfsiccisimnvbnzlcnqilcityxv0by1vcmllbnqgil0swyjwiiwidgh1bwiilcizmjb4il1d?sha=c0180913

 

Bahan-bahan

Cara Mengatasi Android yang Bootloop Tanpa Flash ulang

Cara Mengatasi Android yang Bootloop Tanpa Flashing - Masalah bootloop pada android merupakan salah satu keadaan pada system hp android tidak mampu melakukan proses booting maupun start-up sehingga membuat pemiliknya tidak dapat masuk ke bagian menu utama dan hanya tampil maupun stuck pada logo samsung atau logo jenis lainnya sesuai vendor android anda. Ada 3 masalah yang mengakibatkan bootloop android mulai dari permasalahan Light Bootloop, Medium Bootloop dan Hard Bootloop.

Penyebab terjadinya handphone android bootloop sangat beragam seperti kegagalan system, akibat kesalahan ketika proses rooting hh sobat. Entah itu masalahnya disaat anda  merubah font yang tidak tepat, merubah boot animation, merubah file system Ui ataupun masalah jenis lainya.



Cara Mengatasi Android yang Bootloop Tanpa Flashing

Bila anda gagal masuk ke menu handphone dan hanya berhenti pada logo itu sudah dapat diartikan terjadinya Bootloop. Jika permasalahan seperti yang saya ceritakan tersebut terjadi maka anda jangan panik dulu karena pada artikel kali ini saya akan menjelaskan cara mengatasinya

7 Situs Keajaiban Dunia vs 7 Bangunan Ajaib yang ada di Indonesia

7 Situs Keajaiban Dunia vs 7 Bangunan Ajaib yang ada di Indonesia

Tembok Besar Cina vs Janjang



Tembok Besar Cina kerap juga dinamakan Tembok Besar Tiongkok merupakan bangunan terpanjang yang pernah dibuat manusia dan terletak di Tiongkok. Tembok Besar Cina masuk dalam daftar Tujuh Keajaiban Dunia dan daftar Situs Warisan Dunia versi UNESCO. Tembok ini memiliki panjang 8.851 km.

Sunday, November 30, 2014

Masyarakat Perkotaan dan Masyarakat Pedesaan

TUGAS SOFT SKIL KE-4

Masyarakat secara garis besar dapat dibedakan menjadi masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan. Masyarakat perkotaan adalah sekumpulan orang yang tinggal di suatu tempat yang kehidupannya sudah serba modern. Sedangkan jelas kalau masyarakat pedesaan itu kehidupannya serba sederhana dan jauh dari serba modern.


Sedangkan untuk masyarakat pedesaan, seperti yang ada dalam buku Sosiologi karangan Ruman Sumadilaga seorang ahli Sosiologi, menggambarkan masyarakat desa sebagai masyarakat tradisional yang mengenal ciri-ciri masarakat desa sebagai berikut :

a. Afektifitas ada hubungannya dengan perasaan kasih sayang, cinta, kesetiaan, dan kemesraan. Perwujudannya dalam sikap dan perbuatan  tolong menolong, menyatakan simpati terhadap musibah yang diderita orang lain  dan menolongnya tanpa pamrih.

b. Orientasi kolektif  sifat ini merupakan konsekuensi dari Afektifitas, yaitu mereka mementingkan kebersamaan  tidak suka menonjolkan diri, tidak suka akan orang yang berbeda pendapat, intinya semua harus memperlihatkan keseragaman persamaan.

c. Partikularisme  pada dasarnya adalah semua hal yang ada hubungannya dengan keberlakuan khusus untuk suatu tempat atau daerah tertentu. Perasaan subyektif, perasaan kebersamaan sesungguhnya yang hanya berlaku untuk kelompok tertentu saja. (lawan dari Universalisme)

d. Askripsi  yaitu berhubungan dengan mutu atau sifat khusus yang tidak diperoleh berdasarkan suatu usaha yang tidak disengaja, tetapi merupakan suatu keadaan yang sudah merupakan kebiasaan atau keturunan.(lawanya prestasi).

e. Kekabaran (diffuseness), yaitu sesuatu yang tidak jelas terutama dalam hubungan antara pribadi tanpa ketegasan yang dinyatakan eksplisit. (dikutip dari http://wawan-junaidi.blogspot.com/ )

Demikian tulisan dari saya, mohon maaf jikalau ada kesalahan-kesalahan dalam menyampaikan aspirasi saya. Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.
Antara masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan tentu ada kaitannya dalam kehidupan sehari-hari, tidak ada alasan antara kota dan desa di jadikan bahan untuk tidak saling membutuhkan,

Contoh Studi Kasus Antara masyarakat Perkotaan dan Pedesaan
contohnya dalam lapangan pekerjaan, sebagian besar masyarakat pedesaan lebih tertarik untuk mencari nafkah di kota, karena di kota lebih luas lapangan kerjanya dari pada di desa, lain halnya masyarakat kota yang selalu memilih tempat liburan ketika ingin mendinginkan fikiran dan hati karena padatnya kehidupan di kota kebanyakan memilih berliburan di daerah - daerah pedesaan. 
Jadi intinya, masyarakat perkotaan secara tidak langsung membutuhkan adanya masyarakat pedesaan, begitu pula dengan sebaliknya, masyarakat pedesaan juga membutuhkan keberadaan masyarakat perkotaan, meskipun keduanya memiliki perbedaan ciri-ciri dan aspek-aspek yang terdapat di dalam diri mereka. Keduanya memiliki aspek positif dan aspek negatif yang saling mempengaruhi keduanya dan saling berkesinambungan.
http://damaisubimawanto.wordpress.com/2010/12/10/masyarakat-perkotaan-dan-pedesaan/
http://id.wikipedia.org/wiki/Desa

PERKEMBANGAN PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT



Tugas softskill ke-3 
studikasus bab IV
   
BAB I. PENDAHULUAN

A.Latar Belakang
            Akhir-akhir ini sering timbul pertikaian karena perbedaan-perbidaan kecil yang sedikit menyinggung maslah Sosial dan juga kesmaan derajat. Maka kami sebagai mahasiswa memiliki bentuk kepedulian untuk memberikan kontribusi ini minimal dengan menyusun paper yang berkaitan dengan berbagai pengetahuan akan Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat
  
B.Rumusan Masalah
            A. Apakah Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat itu?
            B.Bagaimana pernan Pemuda dalam meminimalisir masalah masalah yang berkaitan    
               dengan pelapisan sosial dan kesamaan derajat?

C.Tujuan
            A. Mengetahui pengertian Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derjat
            B. Menambah wawasan akan perkembangan Pelapisan Sosial & Kesamaan Derajat
            C. Mampu Memberikan kontribusi untuk masalah masalah tentang Pelapisan Sosial &
                Kesamaan Derajat.

BAB II. KAJIAN TEORI
1.     PELAPISAN SOSIAL

a.      Pengertian
Masyaraka terbentuk dari individu-indivu yang memilki berbagai latar belakang sehingga membentuk suatu masyarakat heterogen yang terdiri atas kelompok-kelompok sosial. Dengan terjadinya kelompok sosial ini, terbentuklah suatu pelapisan masyarakat.
Masyarakat merupakan suatu kesatuan yang didasarkan ikatan-ikatan yang sudah teratur dan stabil maka dengan sendirinya masyarakat merupakan kesatuan yang dalam pembentukannya mempunyai gajala-gejala yang sama.
Masyarakat tidak dapat di bayangkan tanpa individu begitu pun individu tidak dapat dibayangkan tanpa adanya masyarakat.
Individu dan masyarakat adalah komplementer. Ini dapat kita lihat dari kenyataan, bahwa:
1.      Manusia dipengaruhi oleh masyarakat demi pembentukan pribadinya.
2.      Individu mempengaruhi masyarakat dan bahkan dapat menyebabkan perubahan besar bagi masyarakat.

Pitirim A. Sorokin memberikan definisi pelapisan masyarakat sebagai berikut “ pelapisan masyarakat adalah perbedaan penduduk atau masyarakat dalam kelas-kelas yang tersusun secara bertingkat”. Lebih lengkap lagi batasan yang di kemukakan oleh theodorson di dalam Dictionary of sociology,  yaitu “lapisan masyarakat berarti jenjang status dan peranan yang relatip permanen yang terdapat di dalam sistem sosial (dari kelompok kecil sampai masyarakat ) di dalam hal perbedaan hak, pengaruh, dan kekuasaan.”

b.      Pelapisan Sosial Ciri Tetap Kelompok Sosial
Di dalam organisasi masyarakat primitip yang belum mengenal tulisan, pelapisan masyarakat itu sudah ada. Hal ini bewujud berbagai bentuk sebagai berikut:
1.      Adanya kelompok berdasarkan jenis kelamin dan umur dalam pembedaan hak dak kewajiban.
2.      Adanya kelompok-kelompok pemimpin suku yang beroengaruh dan memiliki hak-hak istimwa.
3.      Adanya pemimpin yang paling berpengaruh.
4.      Adanya orang-orang yang dikecilkan di luar kasta dan orang yang di luar perlindungan hukum.
5.      Adanya pembagan kerja di dalam suku itu sendiri.
6.      Adanya perbedaan standar ekonomi dan di dalam ketidak kesamaan ekonomi itu secara umum. 

c.       Terjadinya Pelapisan Sosial
·         Tejadi dengan sendirinya
Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Karena sifat yang tanpa disengaja inilah, bentuk pelapisan dan dasar dari pelapisan itu berparesi menurut tempat, waktu, dan kebudayaan masyarakat tempat sistem itu belaku.
Pada pelapisan yang terjadi dengan sendirinya, keduddukan seseorang secara otomatis berada pada strata atau pelapisan, mialnya karena usia tua, pemilikan kepandaian yang lebih atau kerabat pembuka tanah, seseorang yang memiliki bakat seni, atau sakti.

·         Tejadi dengan di sengaja
Sistem ini ditujukan untuk mengejar tujuan bersama. Sistem pelapisan yang di bentuk dengan sengaja ini dapat kita lihat, misalnya dalam organisasi pemerintahan, orgainisasi partai polotik, perusahaan besar, perkumpulan-perkumpulan resmi, dll. Ringkasnya, didalam organisasi pormal sistem oraganisasi yang disusun dengan cara ini mengandung dua sistem yaitu:
1.      sistem fungsional merupakan pembagian kerja kedudukan yang tingkatanya berdampingan dan harus bekerja sama dalam kedudukan yang sederajat, misalnya kerjasama antara kepala seksi dll.
2.      Sistem skala, merupakan pembagian kekuasaan menurut tangga atau jenjang dari bawah keatas.

d.      Pembagian Sistem Pelapisan Menurut Sifatnya
Menurut sifatnya, sistem pelapisan dalam masyarakat dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu:
1.      Sistem pelapisan masyarakat yang tertutup dalam sistem ini, perpindahan anggota masyarakat kelapisan yang lain baik keatas maupun kebawah, tidak mungkin terjadi, kecuali ada hal-hal yang istimewa. Sistem pelapisan ini dapat kita jumpai misalnya di india yang masyarakatnya mengenal sistem kasta.
·         Kasta Brahmana, yang merupakan kastanya golongan pendeta dan merupakan kasta tertinggi.
·         Kasta ksatria, merupakan kasta dari golongan bangsawan dan tentara yang dipandang sebagai lapisan kedua.
·         Kasta waisa, merupakan kasta dari golongan pedagang yang dipandang sebagai lapisan menengah ketiga.
·         Kasta sudra,  merupakan kasta dari golongan rakyat jelita.
·         Paria, golongan dari mereka yang tidak mempunyai nkasta. Yang termasuk golongan ini misalnya kaum gelandangan, meminta-minta dan sebagainya.

Sistem ini juga dapat kita temui juga dalam masyarakat feodal atau masyarakat yang berdasarkan realisme, seperti pemerintahan di afrika selatan yang terkenal masih melakukan politik apartheid atau perbadaan warna kulit yang disahkan oleh undang-undang.

2.      Sistem Pelapisan Masyarakat yang Terbuka.
Di dalam sistem ini, setiap anggota masyarakat memiliki kesempatan untuk jatuh keatas dan kebawah. Sistem ini dapat kita temui misalnya di indonesia sekarang ini. Setiap orang di beri kesempatan untuk menduduki segala jabatan bila ada kessempatan dan kemampuan untuk itu. Sebaliknya, orang juga dapat turun dari jabatannya bila dia tidak mampu memertahankannya.

2.      KESAMAAN DERAJAT

Hubungan antara manusia dan linkungan masyarakat pada umumya secara timbal balik. Artinya, setiap orang sebagai anggota masyarakat, mempunyai hak dan kewajiban, baik tehadap masyarakat maupun pemerintah negara. Beberapa hak dan kewajiban ditetapka dalam undang-undang sebagai hak dan kewajiba asasi. Kesamaan derajat ini terwujud dalam jaminan hak yang diberikan dalam berbagai sektor kehidupan. Hak inilah yang banyak dikenal dengan hak asai manusia.

a.      Persamaan hak
Mengenai persamaan hak ini, selanjutnya di cantumkan dalam pernyataan sedunia hak asai manusia tahun 1948 dalam pasal-pasalnya, seperti:
Pasal 1: sekalian orang dilahirrkan merdeka dan mempunyai marrtabat dan hak yang sama. Mereka di karuniai akal dan budi dan hendaknya bergaul satu sama lain dalam persaudaraan.
Pasal 2 ayat 1: setiap orang berhak atas semua hak-hak  dan kebebasan-kebebasan yang tercantum didalam pernyataan ini denga tak ada kecuali apapun, seperti bangsa, jenis kelamin, bahasa, agama, politik, atau pendapat lain, asal mula kebangsaan atau kemasyarakatan, milik, kelahiran ataupun kedudukan.
Pasal 7: sekalia orang adalah sama terhadap UU dan berhak atas perlindungan hukum yang sama denga tak ada perbedaan. Sekalian orang berhak atas perlindubgan yang sama terhadap setiap perbedaan yang memperkosa pernyataan ini dan terhadap segala hasutan yang ditujukan kepada perbedaan semacam ini.

b.      Persamaan derajat di indonesia
Dalam UUD 1945, hak dan kebebasan yang berkaitan dengan adanya persamaan derajat dan hak juga tercantum dalam pasal secara jelas yakni pasal 27, 28, 29, dan 31. Empat pokok hak asasi dalam empat pasal UUD 1945 adalah sebagai berikut:
Pokok pertama,  tentang persamaan kedudukan dan kewajibag kewarga negara didalam hukum dan dimuka pemerintahan
Pasal 27 ayat 2 menetapkan “segala warga negara bersamaan kedudukannya didalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada pengecualian.”
Pokok kedua, selanjutnya dalam pasal 28 ditetapkan bahwa ” keemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan oleh UU. “
Pokok ketiga, dalam pasal 29 ayat 2 dirumuskan kebebasan asasi untuk memeluk agama bagi penduduk yang dijamin oleh negara, yang berbunyi “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan un tuk beribadah menurut agama dan kepercayaannya.”
Pokok keempat, adalah pasal 31 yang mengatur hak asasi mengenai pengajaran yang berbunyi (1) tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran, dan (2) pemerintahan mengusahakan dan menyelenggarakan suatu sistem pengajaran nasional, yang diatur dengan UU.


BAB III. METODOLOGI
A.   Pendekatan Penelitiaan
Penelitian studi kasus ini menggunakan Metode Kualitatif,dengan spesifikasiStudi dokumen.Menurut Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si    Studi dokumen atau teks merupakan kajian yang menitik beratkan pada analisis atau interpretasi bahan  tertulis berdasarkan  konteksnya. Bahan bisa berupa catatan yang terpublikasikan, buku teks, surat kabar, majalah, surat-surat, film, catatan harian, naskah, artikel, dan sejenisnya. Untuk memperoleh kredibilitas yang tinggi peneliti dokumen harus yakin bahwa naskah-naskah itu otentik. Penelitian jenis ini bisa juga untuk menggali pikiran seseorang yang tertuang di dalam buku atau naskah-naskah yang terpublikasikan. Para pendidik menggunakan metode penelitian ini untuk mengkaji tingkat keterbacaan sebuah teks, atau untuk menentukan tingkat pencapaian pemahaman terhadap topik tertentu dari sebuah teks.

B.   Tempat dan Waktu Penulisan
Penulisan ini dilakukan pada tanggal 24 November 2011 sampai dengan  25 November 2011,berlokasi di Rumah Penulis.

BAB IV. STUDI KASUS

Ada banyak sekali masalah mengenai Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat.
           
            Inilah salah satu contoh kasusnya adalah :

Penjara Mewah Artalyta Terungkap Berkat Laporan Warga
TEMPO Interaktif, Jakarta - Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum melakukan inspeksi mendadak ke dalam sel penjara Artalyta Suryani alias Ayin semalam. Inspeksi juga dilakukan di sel-sel lain di Rumah Tahanan Wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur, tempat terpidana perkara suap terhadap jaksa Urip Tri Gunawan itu menjalani hukuman lima tahun penjara.

Hal itu dilakukan setelah satuan ini mendapat laporan adanya perlakuan khusus yang diberikan oleh petugas penjara. "Pasti ada laporan," kata Ketua Satuan Tugas sekaligus Ketua Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan, Kuntoro Mangkusubroto, saat menghadiri acara di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Namun Kuntoro enggan menyebutkan dari mana laporan itu berasal. Ia juga tak memerinci perlakuan khusus yang dimaksud. Tindakan tegas satuannya, menurut dia, merupakan langkah awal untuk memberantas mafia hukum. Sebab, perlakuan khusus di rumah tahanan dianggap mengganggu rasa keadilan.
Meski begitu, Kuntoro belum bersedia membicarakan kemungkinan sanksi yang akan diberikan kepada para petugas yang terbukti memberikan perlakuan istimewa itu. "Kita lihat perkembangannya dulu."
Seusai penggeledahan, Sekretaris Satuan Tugas Denny Indrayana mengatakan, dalam inspeksi yang digelar selama tiga jam mulai pukul 19.00 WIB itu, ditemukan berbagai penyimpangan. "Ada sejumlah tahanan menerima fasilitas lebih lengkap," kata Denny.
Di sel Liem Marita alias Aling, misalnya, ditemukan berbagai fasilitas yang melebihi tahanan lainnya, antara lain tempat tidur, kulkas, ruang tamu, sofa, radio-tape, serta meja kerja. Bahkan Satuan Tugas menemukan ruang karaoke yang dilengkapi televisi.
Saat mendatangi sel Artalyta, Satuan Tugas mendapati ruang penjara Ayin terpisah dari sel para tahanan lain. Bahkan ada pintu khusus menuju ruangan besar yang dihuni orang dekat Sjamsul Nursalim ini. "Ruangannya mencapai 8 x 8 meter," ujar Denny.
Selain terhadap ruang Aling dan Ayin, Satuan Tugas menginspeksi ruang tahanan Erry Fuad dan Ines Wulandari. Keduanya ditahan karena terlibat kasus korupsi proyek di Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Pemeriksaan juga dilakukan di ruang tahanan Darmawati Dareho, terpidana korupsi yang melibatkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Abdul Hadi Djamal.
Menurut Denny, semua tahanan itu mendapat fasilitas lebih banyak dibanding tahanan lainnya. Para tahanan itu pun bisa membawa telepon seluler dalam sel mereka. "Itu sih sudah pasti," katanya.

Penggeledahan, kata dia, dilakukan setelah Satuan Tugas menerima informasi dari masyarakat soal pemberian fasilitas berlebihan. Sebelum menggeledah, Satuan Tugas telah berkoordinasi dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar. "Dia mendukung penuh penggeledahan," katanya.

Satuan Tugas, kata dia, akan segera menindaklanjuti temuan ini. Mereka akan kembali berkoordinasi dengan Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia. "Para tahanan itu layak menempati sel yang sama sempitnya dengan tahanan lain," kata Denny.

sumber: 
http://fadhilanhar.blogspot.com/2013/01/perkembangan-pelapisan-sosial.html