pengalaman berorganisasi di bidang teknologi yang pernah saya alami waktu sma , ya waktu itu saya mengikuti student day Robotika di sma plus pgri cibinong ,karena menurut saya student day tersebut menarik dan baru oleh karena itu saya sangat berminat untuk masuk dan juga karena di bimbing oleh kedua mahasiswa PNJ yang di bentuk oleh seorang anak muda bernama Ega Nur mega dan di bantu oleh ka chairil sebagai penerus generasi setelah ka Ega mendapatkan pekerjaan .
dulu pas saya masih duduk di sekolah menengah atas saya mengikuti student day Robotika class yang menurut ka ka pembimbingnya adalah baru di lingkungan dimana saya sekolah , setiap hari sabtu saya datang ke sekolah untuk menghadiri pelajaran robotik class berasama dengan teman teman saya di sana saya di ajari bagaimana caranya membuat program untuk robot dan juga saya di ajari untuk membuat robot sederhana seperti robot sumo dan robot line follower , pembuatan nya sangat lah sulit karena membutuh kan cost yang lumayan besar , bagi kalangan pelajar ya dapat di bilang besar karena saya belum bisa menghasil kan uang sendiri ,jadi pada saat pembuatan robot di bagi menjadi beberapa kelompok dan biayanya patungan agara tidak terlallu mahal.
pada saat membuat robot pertama kali saya dan teman teman melakukannya di sekolah namun menjelang lomba kami membuatnya di kampus PNJ karena di sekolah kami belum memiliki peralatan yang memadai untuk membuat robot tersebut , sabtu dan minggu kami selallu pergi ke PNJ untuk belajar bagaimana cara membuat robot malah terkadang teman saya sampai menginap di PNJ untuk membantu membuat robot karena di sana para mahasiswa nya juga sedang sibuk membuat robot untuk lomba .
setelah beberapa minggu kemudian lomba robot pun akan segera di mulai dan tim saya dan teman teman sudah mempersiap kan robot untuk di lombakan , walau pun baru tapi student day kami membuat bangga sekolah karena mendapat kan juara 3 pada saat pertama kali ikut lomba ,namun untuk lomba selanjutnya kami membutuh kan dana dan merequst dana kepada kepala sekolah untuk bantuan terhadap kegiatan yang kami lakukan , dana tersebut keluar sangat lama karena membutuhkan proses ini dan itu, pada akhirnya dana tersebut keluar dan akhirnya kami memberanikan diri untuk mengikuti beberapa lomba di sekitar jabodetabek .
dan pada saat perayaan expo di sekolah kami memamerkan beberapa robot yang kami miliki dan di sana bukan hanya murid saja yang tertarik tetapi guru guru pun ikut melihat apa yang kami pamerkan karena yang kami bawa adalah robot punya kaka pembina jadi banyak mendapatkan perhatian publik dan tanggapan positif lainnya.
pada kesempatan kali ini saya akan berbagi cerita kepada
pengunjung bloger ini , ya pasti udah baca judul postnya kan biar gak kepo
banget mending saya langsung cerita :D
Jadi
gini ceritan nya itu berawal dari kegiatan yang saya lakuin di lingkungan dekat
dengan rumah ya bisa di bilang organisasi pemuda gitu yang ada di deket rumah
saya.sebagai anak muda yang tinggal di lingkungan tersebut saya ikut
berpartsipasi untuk ngadain 17 agustusan bro ,pasti udah gak heran kan dengan
17 agustusan.hayoo ngaku siapa yang
belom pernah ikut lomba 17an:v
Berawal
dari rapat yang kita adain untuk ngebahas acara 17an tersebut ya kira kira
sekitar 2 minggu sebelum acara bro hehe terus di rapat itu kita ngebentuk
panitia kecil ,eettts tapi bukan panitia sembilan ko ,ya kita cuman ngebentuk
panitia buat ngurusin acara 17 anagar berjalan dengan perfect yah pasti kan bro
acara 1 tahun sekali pasti harus di persiapkan dengan matang biar penonton dan
pesertanya ga bosenntar kalo bosen
siapa yang maulomba dan nonton ia gak
bro :v.nah di sini saya kebagian sebagai seksi humas yang tugasnya buat ngejaga
tata tertib dan mintain dana ke warga ,setelah terbentuk panitianya dan setelah
semuanya kebagian tugas masing masing kita langsung ngejalanin tugas kita
,seperti contohnya beli peralatan ,perlengkapan ,jasa , untuk mempersiapkan
acara tersebut setelah terbentuk esok harinya saya dan teman saya keliling
kampung buat mintain sumbangan buat acara kita ,ya walaupun cape ,nungguin
orangnya,panas ,becek gak ada ojeg tapi kita tetep semangat 45 buat ngerjain
amanah yang udah di kasih sama ketua remaja kita.
Setelah
dananya terkumpul lallu kita jalan ke kebon orang buat beli pohon pinang nih ,
kalo 17an tanpa pohon pinang tuh rasanya kayamakan sambel kurang pedes hehe,nah sebelum ke kebon tuh kita pergi ke
rumah orang yang punya kebon buat minta izin +ngasih uang roko,setelah dapet
izin kita langsung deh caw ke kebun ,taaaaraaaa ternyata di kebun udah ada
pinang yang udah di potong tapi gak ada orangnya di kira ga ada yang punya
terus rame rame kita gotong deh itu pinang terus setelah di bawa ternyata
abangnya temen saya nannyain pinang yang dia tebang untuk di jual ,
allhamdulilah dia gak marah kalo pinangnya kita yang ambil hehe,stelah kita
ambil lallu kita gosok deh tuh pinang sampe licinhingga waktu ashar tiba kita bawa pinang tersebut ke depan masjid.di
depan masjid kita ngobrol dan ngerujak karena kecapean abis gosok pinang bro
hehe . setelah selesai makan lallu kita pulang deh ke rumah.
Sehari sebelum
17 an pohon pinang yang udah di gosok sampe licin di isi dengan aneka makanan
,minuman dan barang elektroniknah
setelah selesai lallu kita tanem pohonya ke tanah setelah pohonnya di tanam
,saya pun membantu teman teman saya menyiapkan berbagai bahan lomba yang akan
di lakukan seperti ,balap karung,makan cabai terbanyak , gendong istri dll
setelah selesai kita pun menyiapkan juga lapangan yang sudah di sediakan dan
kita membersihkannya dari beling beling dan batu batu yang masih banyak
terdapat di lokasi hingga bersih dan layak di pakai.ke esokan harinya lomba pun
di mulai dan saya sebagai panitia di suruh ikut lomba makan kerupuk dan saya
melakukan kecurangan ya kerupuknya saya pegang dan talinya saya tarik tarik
biar yang makan ke susahan hehehe licik banget ya panitianya XD padahal saya
udah licik tapi masih aja dapet hadiahnya aduh gak beres haha .dan pada
akhirnya acara pun berjalan dengan lancar dan menghibur sampai akhir acara
tersebut.semoga terhibur udah baca cerita saya jangan lupa mampir lagi buat
baca yang lainnya semoga cerita ini menghibur bagi pembaca sekian thx ya udah
mampir J
kompetensi yang ingin di capaimendapatkan pengetahuan dasar dan pengertian
umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji
masalah-masalah manusia dan kebudayaan.ilmu
budaya dasar
kebudayaan merupakan hasil dari manusia yang di turunkan secara turun temurun kepada generasi penursnya sehingga kebudayaan menjadi adat istiadat pada suku suku tertentu
menurut pendapat saya perbedaan suku suku yang ada di indonesia sangat memiliki keanekaragaman budaya yang berbeda dan meliki adat istiadat yang di turunkan oleh generasi sebelumnya pun berbeda sehiingga kita tidak boleh saling mengejek atau membuat marah antar suku ,walaupun berbeda beda suku tapi kita tetap satu "bhineka tunggal ika" satu sebagai masyarakat indonesia maka dari itu marilah kita menjaga keharmonisan tersebut sepanjang masa.
Suku
Pasir adalah suku bangsa yang tanah asalnya berada di tenggaraKalimantan Timur yaitu di Kabupaten Pasir dan Kabupaten Penajam
Paser Utara.
Suku Pasir sebagian besar beragama Islamdan telah
mendirikan kerajaan Islam yaitu Kesultanan Pasir (Kerajaan Sadurangas) jadi termasuk
ke dalam suku yang berbudaya Melayu (budaya kesultanan/lingkungan hukum adat
Melayu). Kemungkinan suku Pasir masih berkerabat dengan suku Dayak Lawangan yang termasuk
suku Dayak dari rumpun Ot Danum. Suku Pasir sekarang menyebut dirinya dengan
nama Paser. Orang Paser telah mengakui dirinya sebagai orang Dayak. Pengakuan ini dapat terlihat dengan
bergabungnya Lembaga Adat Paser d/h Orang Paser ke dalam organisasi Dayak yaitu Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT).
TUGAS ILMU BUDAYA DASAR(IBD) A.Tujuan Ilmu Budaya Dasar
Merupakan
usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian
umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji
masalah-masalah manusia dan kebudayaan.ilmu
budaya dasar salah satu usaha mengembangkan
kepribadian dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta
kemarnpuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut
orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri. Mengusahakan
penajaman kepekaan seseorang terhadap lingkungan budaya, sehingga
mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan ,
terutama untuk kepentingan budaya dan bersama. Sebagai salah satu ilmu yang bertujuan merubah sikap seorang individu untuk lebih mencintai budaya nya dan bisa menerapkan nya sehingga budaya tersebut tidak hilang dan dapat terus di kembangkan.
Cara Mengatasi Android yang Bootloop Tanpa Flashing - Masalah
bootloop pada android merupakan salah satu keadaan pada system hp
android tidak mampu melakukan proses booting maupun start-up sehingga
membuat pemiliknya tidak dapat masuk ke bagian menu utama dan hanya
tampil maupun stuck pada logo samsung
atau logo jenis lainnya sesuai vendor android anda. Ada 3 masalah yang
mengakibatkan bootloop android mulai dari permasalahan Light Bootloop, Medium Bootloop dan Hard Bootloop.
Penyebab terjadinya handphone android bootloop sangat beragam seperti
kegagalan
system, akibat kesalahan ketika proses rooting hh sobat. Entah itu
masalahnya disaat anda merubah font yang tidak tepat, merubah boot
animation, merubah
file system Ui ataupun masalah jenis lainya.
Bila anda gagal masuk ke menu handphone dan hanya berhenti pada logo
itu sudah dapat diartikan terjadinya Bootloop. Jika permasalahan seperti
yang saya ceritakan tersebut terjadi maka anda jangan panik dulu karena
pada artikel kali ini saya akan menjelaskan cara mengatasinya
7 Situs Keajaiban Dunia vs 7 Bangunan Ajaib yang ada di Indonesia
Indonesia ternyata tak kalah dengan negara lain. Setidaknya, Indonesia mempunyai bangunan tandingan situs keajaiban dunia.
Tembok Besar Cina vs Janjang
Tembok Besar Cina kerap juga dinamakan Tembok Besar Tiongkok
merupakan bangunan terpanjang yang pernah dibuat manusia dan terletak di
Tiongkok. Tembok Besar Cina masuk dalam daftar Tujuh Keajaiban Dunia
dan daftar Situs Warisan Dunia versi UNESCO. Tembok ini memiliki panjang
8.851 km.
Masyarakat secara garis besar dapat dibedakan menjadi masyarakat
perkotaan dan masyarakat pedesaan. Masyarakat perkotaan adalah
sekumpulan orang yang tinggal di suatu tempat yang kehidupannya sudah
serba modern. Sedangkan jelas kalau masyarakat pedesaan itu kehidupannya
serba sederhana dan jauh dari serba modern.
Sedangkan untuk masyarakat pedesaan, seperti yang ada dalam buku
Sosiologi karangan Ruman Sumadilaga seorang ahli Sosiologi,
menggambarkan masyarakat desa sebagai masyarakat tradisional yang
mengenal ciri-ciri masarakat desa sebagai berikut :
a. Afektifitas ada hubungannya dengan perasaan kasih sayang, cinta,
kesetiaan, dan kemesraan. Perwujudannya dalam sikap dan perbuatan
tolong menolong, menyatakan simpati terhadap musibah yang diderita orang
lain dan menolongnya tanpa pamrih.
b. Orientasi kolektif sifat ini merupakan konsekuensi dari Afektifitas,
yaitu mereka mementingkan kebersamaan tidak suka menonjolkan diri,
tidak suka akan orang yang berbeda pendapat, intinya semua harus
memperlihatkan keseragaman persamaan.
c. Partikularisme pada dasarnya adalah semua hal yang ada hubungannya
dengan keberlakuan khusus untuk suatu tempat atau daerah tertentu.
Perasaan subyektif, perasaan kebersamaan sesungguhnya yang hanya berlaku
untuk kelompok tertentu saja. (lawan dari Universalisme)
d. Askripsi yaitu berhubungan dengan mutu atau sifat khusus yang tidak
diperoleh berdasarkan suatu usaha yang tidak disengaja, tetapi merupakan
suatu keadaan yang sudah merupakan kebiasaan atau keturunan.(lawanya
prestasi).
e. Kekabaran (diffuseness), yaitu sesuatu yang tidak jelas terutama
dalam hubungan antara pribadi tanpa ketegasan yang dinyatakan eksplisit.
(dikutip dari http://wawan-junaidi.blogspot.com/ )
Demikian tulisan dari saya, mohon maaf
jikalau ada kesalahan-kesalahan dalam menyampaikan aspirasi saya. Sekian
dan terima kasih atas perhatiannya.
Antara masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan tentu ada kaitannya
dalam kehidupan sehari-hari, tidak ada alasan antara kota dan desa di
jadikan bahan untuk tidak saling membutuhkan,
Contoh Studi Kasus Antara masyarakat Perkotaan dan Pedesaan
contohnya dalam lapangan pekerjaan, sebagian besar masyarakat pedesaan
lebih tertarik untuk mencari nafkah di kota, karena di kota lebih luas
lapangan kerjanya dari pada di desa, lain halnya masyarakat kota yang
selalu memilih tempat liburan ketika ingin mendinginkan fikiran dan hati
karena padatnya kehidupan di kota kebanyakan memilih berliburan di
daerah - daerah pedesaan.
Jadi intinya, masyarakat perkotaan secara tidak langsung membutuhkan
adanya masyarakat pedesaan, begitu pula dengan sebaliknya, masyarakat
pedesaan juga membutuhkan keberadaan masyarakat perkotaan, meskipun
keduanya memiliki perbedaan ciri-ciri dan aspek-aspek yang terdapat di
dalam diri mereka. Keduanya memiliki aspek positif dan aspek negatif
yang saling mempengaruhi keduanya dan saling berkesinambungan.
Akhir-akhir ini sering timbul pertikaian karena perbedaan-perbidaan kecil yang sedikit
menyinggung maslah Sosial dan juga kesmaan derajat. Maka kami sebagai mahasiswa
memiliki bentuk kepedulian untuk memberikan kontribusi ini minimal dengan
menyusun paper yang berkaitan dengan berbagai pengetahuan akan
Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat
B.Rumusan Masalah
A. Apakah Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat itu?
B.Bagaimana pernan Pemuda dalam meminimalisir masalah masalah yang
berkaitan
dengan pelapisan sosial dan kesamaan derajat?
C.Tujuan
A. Mengetahui pengertian Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derjat
B. Menambah wawasan akan perkembangan Pelapisan Sosial & Kesamaan Derajat
C. Mampu Memberikan kontribusi untuk masalah masalah tentang Pelapisan Sosial
&
Kesamaan Derajat.
BAB II. KAJIAN TEORI
1. PELAPISAN SOSIAL
a. Pengertian
Masyaraka terbentuk dari individu-indivu yang memilki
berbagai latar belakang sehingga membentuk suatu
masyarakat heterogen yang terdiri atas kelompok-kelompok sosial.
Dengan terjadinya kelompok sosial ini, terbentuklah suatu pelapisan masyarakat.
Masyarakat merupakan suatu kesatuan yang didasarkan
ikatan-ikatan yang sudah teratur dan stabil maka dengan sendirinya masyarakat
merupakan kesatuan yang dalam pembentukannya mempunyai gajala-gejala yang sama.
Masyarakat tidak dapat di bayangkan tanpa individu
begitu pun individu tidak dapat dibayangkan tanpa adanya masyarakat.
Individu dan masyarakat adalah komplementer. Ini dapat
kita lihat dari kenyataan, bahwa:
1. Manusia
dipengaruhi oleh masyarakat demi pembentukan pribadinya.
2. Individu
mempengaruhi masyarakat dan bahkan dapat menyebabkan perubahan besar bagi
masyarakat.
Pitirim A. Sorokin memberikan definisi pelapisan
masyarakat sebagai berikut “ pelapisan masyarakat adalah perbedaan penduduk
atau masyarakat dalam kelas-kelas yang tersusun secara bertingkat”. Lebih
lengkap lagi batasan yang di kemukakan oleh theodorson di dalam Dictionary
of sociology, yaitu “lapisan masyarakat berarti jenjang status dan
peranan yang relatip permanen yang terdapat di dalam sistem sosial (dari
kelompok kecil sampai masyarakat ) di dalam hal perbedaan hak, pengaruh, dan
kekuasaan.”
b. Pelapisan Sosial
Ciri Tetap Kelompok Sosial
Di dalam organisasi masyarakat primitip yang belum
mengenal tulisan, pelapisan masyarakat itu sudah ada. Hal ini bewujud berbagai
bentuk sebagai berikut:
1. Adanya kelompok
berdasarkan jenis kelamin dan umur dalam pembedaan hak dak kewajiban.
2. Adanya
kelompok-kelompok pemimpin suku yang beroengaruh dan memiliki hak-hak istimwa.
3. Adanya pemimpin
yang paling berpengaruh.
4. Adanya
orang-orang yang dikecilkan di luar kasta dan orang yang di luar perlindungan
hukum.
5. Adanya pembagan
kerja di dalam suku itu sendiri.
6. Adanya perbedaan
standar ekonomi dan di dalam ketidak kesamaan ekonomi itu secara umum.
c. Terjadinya
Pelapisan Sosial
· Tejadi
dengan sendirinya
Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan
masyarakat itu sendiri. Karena sifat yang tanpa disengaja inilah, bentuk
pelapisan dan dasar dari pelapisan itu berparesi menurut tempat, waktu, dan
kebudayaan masyarakat tempat sistem itu belaku.
Pada pelapisan yang terjadi dengan sendirinya,
keduddukan seseorang secara otomatis berada pada strata atau pelapisan, mialnya
karena usia tua, pemilikan kepandaian yang lebih atau kerabat pembuka tanah,
seseorang yang memiliki bakat seni, atau sakti.
· Tejadi
dengan di sengaja
Sistem ini ditujukan untuk mengejar tujuan bersama.
Sistem pelapisan yang di bentuk dengan sengaja ini dapat kita lihat, misalnya
dalam organisasi pemerintahan, orgainisasi partai polotik, perusahaan besar,
perkumpulan-perkumpulan resmi, dll. Ringkasnya, didalam organisasi pormal
sistem oraganisasi yang disusun dengan cara ini mengandung dua sistem yaitu:
1. sistem
fungsional merupakan pembagian kerja kedudukan yang tingkatanya
berdampingan dan harus bekerja sama dalam kedudukan yang sederajat, misalnya
kerjasama antara kepala seksi dll.
2. Sistem
skala, merupakan pembagian kekuasaan menurut tangga atau jenjang dari
bawah keatas.
d. Pembagian Sistem
Pelapisan Menurut Sifatnya
Menurut sifatnya, sistem pelapisan dalam masyarakat
dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu:
1. Sistem pelapisan
masyarakat yang tertutup dalam sistem ini, perpindahan anggota masyarakat
kelapisan yang lain baik keatas maupun kebawah, tidak mungkin terjadi, kecuali
ada hal-hal yang istimewa. Sistem pelapisan ini dapat kita jumpai misalnya di
india yang masyarakatnya mengenal sistem kasta.
· Kasta
Brahmana, yang merupakan kastanya golongan pendeta dan merupakan kasta
tertinggi.
· Kasta
ksatria, merupakan kasta dari golongan bangsawan dan tentara yang
dipandang sebagai lapisan kedua.
· Kasta
waisa, merupakan kasta dari golongan pedagang yang dipandang sebagai
lapisan menengah ketiga.
· Kasta
sudra, merupakan kasta dari golongan rakyat jelita.
· Paria, golongan
dari mereka yang tidak mempunyai nkasta. Yang termasuk golongan ini misalnya
kaum gelandangan, meminta-minta dan sebagainya.
Sistem ini juga dapat kita temui juga dalam
masyarakat feodal atau masyarakat yang berdasarkan realisme,
seperti pemerintahan di afrika selatan yang terkenal masih melakukan
politik apartheid atau perbadaan warna kulit yang disahkan oleh
undang-undang.
2. Sistem
Pelapisan Masyarakat yang Terbuka.
Di dalam sistem ini, setiap anggota masyarakat
memiliki kesempatan untuk jatuh keatas dan kebawah. Sistem ini dapat kita temui
misalnya di indonesia sekarang ini. Setiap orang di beri kesempatan untuk
menduduki segala jabatan bila ada kessempatan dan kemampuan untuk itu.
Sebaliknya, orang juga dapat turun dari jabatannya bila dia tidak mampu
memertahankannya.
2. KESAMAAN DERAJAT
Hubungan antara manusia dan linkungan masyarakat pada
umumya secara timbal balik. Artinya, setiap orang sebagai anggota masyarakat,
mempunyai hak dan kewajiban, baik tehadap masyarakat maupun pemerintah negara.
Beberapa hak dan kewajiban ditetapka dalam undang-undang sebagai hak dan
kewajiba asasi. Kesamaan derajat ini terwujud dalam jaminan hak yang diberikan
dalam berbagai sektor kehidupan. Hak inilah yang banyak dikenal dengan hak asai
manusia.
a. Persamaan
hak
Mengenai
persamaan hak ini, selanjutnya di cantumkan dalam pernyataan sedunia hak asai
manusia tahun 1948 dalam pasal-pasalnya, seperti:
Pasal
1: sekalian orang dilahirrkan merdeka dan mempunyai marrtabat dan hak yang
sama. Mereka di karuniai akal dan budi dan hendaknya bergaul satu sama lain
dalam persaudaraan.
Pasal 2 ayat
1: setiap orang berhak atas semua hak-hak dan kebebasan-kebebasan
yang tercantum didalam pernyataan ini denga tak ada kecuali apapun, seperti
bangsa, jenis kelamin, bahasa, agama, politik, atau pendapat lain, asal mula
kebangsaan atau kemasyarakatan, milik, kelahiran ataupun kedudukan.
Pasal
7: sekalia orang adalah sama terhadap UU dan berhak atas perlindungan
hukum yang sama denga tak ada perbedaan. Sekalian orang berhak atas
perlindubgan yang sama terhadap setiap perbedaan yang memperkosa pernyataan ini
dan terhadap segala hasutan yang ditujukan kepada perbedaan semacam ini.
b. Persamaan
derajat di indonesia
Dalam UUD
1945, hak dan kebebasan yang berkaitan dengan adanya persamaan derajat dan hak
juga tercantum dalam pasal secara jelas yakni pasal 27, 28, 29, dan 31. Empat
pokok hak asasi dalam empat pasal UUD 1945 adalah sebagai berikut:
Pokok pertama, tentang persamaan kedudukan dan kewajibag
kewarga negara didalam hukum dan dimuka pemerintahan
Pasal 27
ayat 2 menetapkan “segala warga negara bersamaan kedudukannya didalam
hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan
tidak ada pengecualian.”
Pokok kedua, selanjutnya dalam pasal 28 ditetapkan bahwa ” keemerdekaan
berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan
sebagainya ditetapkan oleh UU. “
Pokok ketiga, dalam pasal 29 ayat 2 dirumuskan kebebasan asasi untuk memeluk agama
bagi penduduk yang dijamin oleh negara, yang berbunyi “Negara menjamin
kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan un tuk
beribadah menurut agama dan kepercayaannya.”
Pokok keempat, adalah pasal 31 yang mengatur hak asasi mengenai pengajaran yang
berbunyi (1) tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran, dan (2)
pemerintahan mengusahakan dan menyelenggarakan suatu sistem pengajaran
nasional, yang diatur dengan UU.
Penelitian
studi kasus ini menggunakan Metode Kualitatif,dengan spesifikasiStudi
dokumen.Menurut Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo,
M.Si Studi dokumen atau teks merupakan kajian yang
menitik beratkan pada analisis atau interpretasi bahan tertulis
berdasarkan konteksnya. Bahan bisa berupa catatan yang terpublikasikan,
buku teks, surat kabar, majalah, surat-surat, film, catatan harian, naskah,
artikel, dan sejenisnya. Untuk memperoleh kredibilitas yang tinggi peneliti
dokumen harus yakin bahwa naskah-naskah itu otentik. Penelitian jenis ini bisa
juga untuk menggali pikiran seseorang yang tertuang di dalam buku atau
naskah-naskah yang terpublikasikan. Para pendidik menggunakan metode penelitian
ini untuk mengkaji tingkat keterbacaan sebuah teks, atau untuk menentukan
tingkat pencapaian pemahaman terhadap topik tertentu dari sebuah teks.
B. Tempat
dan Waktu Penulisan
Penulisan
ini dilakukan pada tanggal 24 November 2011 sampai dengan 25 November
2011,berlokasi di Rumah Penulis.
BAB IV. STUDI KASUS
Ada banyak sekali masalah mengenai Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat.
Inilah salah satu contoh kasusnya adalah :
Penjara Mewah Artalyta Terungkap Berkat Laporan
Warga
TEMPO Interaktif, Jakarta -
Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum melakukan inspeksi mendadak ke dalam sel
penjara Artalyta Suryani alias Ayin semalam. Inspeksi juga dilakukan di sel-sel
lain di Rumah Tahanan Wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur, tempat terpidana
perkara suap terhadap jaksa Urip Tri Gunawan itu menjalani hukuman lima tahun
penjara.
Hal itu dilakukan setelah satuan ini mendapat laporan adanya perlakuan khusus
yang diberikan oleh petugas penjara. "Pasti ada laporan," kata Ketua
Satuan Tugas sekaligus Ketua Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan
Pengendalian Pembangunan, Kuntoro Mangkusubroto, saat menghadiri acara di Hotel
Dharmawangsa, Jakarta Selatan.
Namun Kuntoro enggan menyebutkan dari mana laporan itu berasal. Ia juga tak
memerinci perlakuan khusus yang dimaksud. Tindakan tegas satuannya, menurut
dia, merupakan langkah awal untuk memberantas mafia hukum. Sebab, perlakuan
khusus di rumah tahanan dianggap mengganggu rasa keadilan.
Meski begitu, Kuntoro belum bersedia membicarakan kemungkinan sanksi yang akan
diberikan kepada para petugas yang terbukti memberikan perlakuan istimewa itu.
"Kita lihat perkembangannya dulu."
Seusai penggeledahan, Sekretaris
Satuan Tugas Denny Indrayana mengatakan, dalam inspeksi yang digelar selama
tiga jam mulai pukul 19.00 WIB itu, ditemukan berbagai penyimpangan. "Ada
sejumlah tahanan menerima fasilitas lebih lengkap," kata Denny.
Di sel Liem Marita alias Aling, misalnya, ditemukan berbagai fasilitas yang
melebihi tahanan lainnya, antara lain tempat tidur, kulkas, ruang tamu, sofa,
radio-tape, serta meja kerja. Bahkan Satuan Tugas menemukan ruang karaoke
yang dilengkapi televisi.
Saat mendatangi sel Artalyta, Satuan Tugas mendapati ruang penjara Ayin
terpisah dari sel para tahanan lain. Bahkan ada pintu khusus menuju ruangan
besar yang dihuni orang dekat Sjamsul Nursalim ini. "Ruangannya mencapai 8
x 8 meter," ujar Denny.
Selain terhadap ruang Aling dan
Ayin, Satuan Tugas menginspeksi ruang tahanan Erry Fuad dan Ines Wulandari.
Keduanya ditahan karena terlibat kasus korupsi proyek di Direktorat Jenderal
Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri Departemen Tenaga Kerja dan
Transmigrasi.
Pemeriksaan juga dilakukan di ruang tahanan Darmawati Dareho, terpidana korupsi
yang melibatkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Abdul Hadi Djamal.
Menurut Denny, semua tahanan itu mendapat fasilitas lebih banyak dibanding
tahanan lainnya. Para tahanan itu pun bisa membawa telepon seluler dalam sel
mereka. "Itu sih sudah pasti," katanya.
Penggeledahan, kata dia, dilakukan setelah Satuan Tugas menerima informasi dari
masyarakat soal pemberian fasilitas berlebihan. Sebelum menggeledah, Satuan
Tugas telah berkoordinasi dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis
Akbar. "Dia mendukung penuh penggeledahan," katanya.
Satuan Tugas, kata dia, akan segera menindaklanjuti temuan ini. Mereka akan
kembali berkoordinasi dengan Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia. "Para
tahanan itu layak menempati sel yang sama sempitnya dengan tahanan lain,"
kata Denny.